- Telp: (021) 7806700
- Email: info@unas.ac.id
- Faks: (021) 7802718
Beberapa pusat studi yang aktif terdiri 13 pusat studi yaitu:
Tugas utama selain Pendidikan di bangku kuliah maupun di lapangan, sebagai Unit Pelaksana Program Studi (UPPS), Fakultas Biologi dan Pertanian (FBP) memberikan pedoman dalam Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. FBP perlu menerapkan tata kelola Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang handal, jelas, akuntabel, dan transparan; mematuhi kode etik; serta dilengkapi prosedur terdokumentasi yang mudah diakses, sehingga menjamin akuntabilitas dan efektivitas proses Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk mendukung pelaksanaan misi dan pencapaian visi serta target dampak perguruan tinggi.
Lihat : Pedoman Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPMK) 2024
Mewujudkan tujuan dan roadmap tersebut diatas, diperlukan pendanaan yang memadai selain dari insentif stimulus penelitian yang keluarkan oleh Universitas, juga fakultas memfasilitasi Kerjasama Penelitian dan pengabdian Masyarakat baik nasional maupun internasional. Kersama tersebut dapat melalui pusat -pusat studi yang dipimpin oleh dosen sesuai dengan kepakarannya atau kerjasama yang dapat dimanfaatkan oleh dosen dosen lintas program studi dalam studi multidisiplin.
Visi Menjadi Fakultas Biologi dan Pertanian Swasta yang Unggul pada bidang Biologi dan Agroteknologi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan riset berbasis keanekaragaman hayati untuk kesejahteraan masyarakat yang direkognisi secara nasional dan internasional pada tahun 2027. Fakultas memiliki peta jalan yang sesuai fokus SDG’s yang dipilih Universitas dan Fakultas, dan diturunkan ke prodi masing-masing dengan tema penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat. Pedoman Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat telah diperbarui dengan mengacu pada Visi Misi Target dan Strategi, yang diangkat dari peta jalan masing masing dosen tetap program studi.
Pedoman dibuat, untuk memacu pada output berdampak atas PPMK yang dilakukan dalam tolok ukur jumlah publikasi, sitasi karya ilmiah dosen, dan peningkatan reputasi dosen dalam menghasilkan produksi pengetahuan dengan kualifikasi bermutu (impact factor) yang signifikat dibuktikan dengan publikasi yang bereputasi International dan nasional.