Indramayu, 4–13 Juni 2026 — Program Studi Agroteknologi Fakultas Biologi dan Pertanian Universitas Nasional melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapang (KKL) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Desa Pabeanilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung selama sepuluh hari ini mengusung tema “Pemanfaatan Potensi Desa Pesisir untuk Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan” sebagai upaya memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai karakteristik dan potensi pertanian di wilayah pesisir.
Kegiatan KKL secara resmi dibuka oleh Kepala Program Studi Agroteknologi, Dr. Tengku Laila Kamaliah, S.P., M.Agr.Sc. Melalui sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Kuliah Kerja Lapang merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan kondisi nyata di lapangan. Menurutnya, pengalaman langsung bersama masyarakat akan menjadi bekal yang berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan pembangunan pertanian di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Desa Pabeanilir, Hj. Sondarih, menyambut baik kehadiran mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Nasional di wilayahnya. Beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap keberadaan mahasiswa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi sarana pertukaran pengetahuan antara dunia akademik dan masyarakat desa.

Selama pelaksanaan KKL, mahasiswa melakukan berbagai kegiatan yang berfokus pada pengenalan dan pengkajian potensi pertanian wilayah pesisir. Kegiatan tersebut meliputi pengamatan sistem budidaya tanaman, teknik pascapanen, pemanfaatan sumber daya lokal, serta kajian terhadap aspek sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Mahasiswa juga melakukan interaksi langsung dengan petani dan warga desa untuk memperoleh informasi mengenai praktik pertanian yang diterapkan serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan usaha tani di kawasan pesisir.


Selain melakukan pengamatan lapangan, mahasiswa juga melaksanakan sejumlah kunjungan ilmiah ke berbagai instansi dan unit usaha pertanian di Kabupaten Indramayu. Kunjungan tersebut meliputi Balai Benih Tanaman Pangan Kabupaten Indramayu, Balai Benih Hortikultura, serta unit teknologi pengolahan mangga, yang memberikan wawasan mengenai pengelolaan perbenihan, produksi tanaman hortikultura, hingga diversifikasi dan pengolahan hasil pertanian sebagai upaya peningkatan nilai tambah produk.
Sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, kegiatan KKL juga diintegrasikan dengan program pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa bersama masyarakat setempat melaksanakan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC), pembuatan taman apotek hidup, serta kegiatan penanaman mangrove di kawasan pesisir. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal.


Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan praktis yang mendukung kompetensi akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan berkomunikasi, beradaptasi, serta membangun kerja sama dengan masyarakat. Interaksi yang terjalin selama kegiatan menjadi wujud kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

Kegiatan Kuliah Kerja Lapang ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan mahasiswa mengenai pengelolaan pertanian di wilayah pesisir serta menumbuhkan kepedulian terhadap pentingnya ketahanan pangan dan pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan. Dengan demikian, lulusan Program Studi Agroteknologi Universitas Nasional diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan sektor pertanian Indonesia.