Jakarta (Humas UNAS) – Program Studi Biologi, Fakultas Biologi dan Pertanian (FBP) Universitas Nasional (UNAS) melaksanakan kunjungan International Benchmarking ke Universiti Malaya (UM) dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) pada 6–7 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat benchmarking akademik, khususnya dalam pengembangan Program Studi Biologi, serta menjajaki peluang kerja sama internasional di bidang pendidikan dan penelitian.
Rombongan kunjungan ini terdiri dari Dekan FBP UNAS, Dr. Fachruddin M. Mangunjaya, M.Si., Ketua Program Studi Biologi Dr. Dra. Noverita, M.Si., Sekretaris Program Studi Biologi Silvia Hasan, S.Si., M.Si., Ketua Program Studi Magister Biologi Dr. Fitriah Basalamah, M.Si., Guru Besar Program Studi Biologi Prof. Dr. Dedy Darnaedi, Prof. Dr. Dra. Retno Widowati, M.Si. serta sejumlah dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan FBP UNAS yang seluruhnya ditotal berjumlah 23 orang.
Dekan FBP UNAS, Dr. Fachruddin M. Mangunjaya, M.Si., menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya strategis fakultas dalam mempersiapkan akreditasi program studi. “Tujuan utama kunjungan ini adalah melakukan benchmarking, khususnya bagi Program Studi Biologi yang saat ini sedang mempersiapkan diri menghadapi akreditasi, terutama dalam pemenuhan standar kurikulum dengan melakukan studi banding ke universitas yang lebih maju,” ujarnya kepada Humas UNAS, Rabu, (8/4/2026).
Ia menegaskan bahwa langkah ini penting untuk memastikan kualitas kurikulum dan sistem pembelajaran di UNAS mampu bersaing di tingkat internasional, dengan mengadopsi praktik terbaik dari perguruan tinggi unggulan di kawasan Asia Tenggara.
Kunjungan ke Universiti Malaya
Pada hari pertama, rombongan melakukan kunjungan ke Institut Biological Sciences di Universiti Malaya. Dalam kesempatan tersebut, delegasi Program Studi Biologi disambut oleh jajaran pimpinan, di antaranya Prof. Madya Zazali Ilyas selaku Ketua Institute of Biological Science, serta Dr. Arpah Abu sebagai Timbalan Ketua (Akademik), bersama para akademisi lainnya.
Dalam kunjungan tersebut, kedua institusi melakukan sesi perkenalan, presentasi kegiatan tridarma perguruan tinggi, serta diskusi peluang kolaborasi riset dan pengabdian kepada masyarakat. “Kami melakukan dialog dan bertukar pikiran terkait kurikulum, pengelolaan pembelajaran, serta praktik laboratorium yang diterapkan di sana,” ujar Fachruddin.
Selain itu, rombongan juga berkesempatan mengunjungi berbagai laboratorium seperti mikrobiologi, genetika, dan biokimia. Ia menilai bahwa fasilitas laboratorium di universitas tersebut didukung oleh investasi besar dan kolaborasi dengan industri, sehingga mampu menunjang inovasi dan riset secara optimal.
“Kami melihat langsung bagaimana pelaksanaan praktikum oleh dosen dan mahasiswa, serta fasilitas laboratorium yang sangat lengkap dan mapan,” katanya.
Kunjungan ke Universiti Kebangsaan Malaysia
Pada hari berikutnya, 7 April 2026, delegasi Program Studi Biologi melanjutkan kunjungan ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) di Bangi. Rombongan disambut oleh Assoc. Prof. Dr. Wan Hanna Melini Wan Mohtar selaku Deputi Dekan Fakultas Kejuruteraan dan Alam Bina, serta Assoc. Prof. Dr. Peer Mohamed sebagai Manager Sustainability. Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan seminar knowledge exchange antara dosen kedua universitas yang membahas keahlian dan bidang riset masing-masing.
“Kami mempelajari bagaimana mereka membangun kerja sama dengan industri, termasuk dalam pengelolaan dana abadi dan pendanaan riset dari berbagai pihak,” ucap Dekan FBP.
Ia juga menyoroti bahwa model pendanaan di universitas tersebut melibatkan dukungan dari industri dan yayasan internasional, yang memungkinkan pengembangan inovasi secara berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa pendekatan ini menjadi contoh penting bagi UNAS dalam mengembangkan sistem pendanaan riset yang lebih kuat.
Dalam sesi akademik, kedua pihak juga melakukan presentasi ilmiah. Delegasi Program Studi Biologi memaparkan berbagai topik, mulai dari kesehatan manusia berbasis biologi, biodiversitas, hingga pemanfaatan jamur untuk obat dan pangan. Sementara itu, pihak universitas tuan rumah mempresentasikan riset terkait energi hidrogen, biologi sintetis, dan inovasi berbasis keberlanjutan.
Hasil dan Pembelajaran dari Kunjungan
Dari hasil kunjungan tersebut, Fachruddin menyampaikan bahwa pihaknya memperoleh banyak pengalaman dan wawasan baru. “Kami melihat bagaimana fasilitas laboratorium dikelola dengan sangat baik, termasuk investasi yang besar dalam mendukung inovasi,” katanya.
Selain itu, Dekan FBP juga menyoroti pentingnya peran alumni dalam pengembangan institusi. Ia menilai bahwa penguatan jaringan alumni dapat menjadi strategi penting dalam mendukung pengembangan institusi, baik dari sisi kerja sama maupun peluang pendanaan.
“Mereka menjaga hubungan yang kuat dengan alumni, bahkan menampilkan profil alumni berprestasi sebagai bagian dari jejaring universitas dengan industri,” ujar Fachruddin.
Rencana Tindak Lanjut dan Harapan
Sebagai tindak lanjut, FBP UNAS berencana menjalin kerja sama formal melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA). “Kami akan berupaya membangun jejaring yang berkelanjutan, termasuk peluang program student mobility dan kolaborasi riset bersama,” ungkap Fachruddin.
Ia juga berharap kerja sama ini dapat membuka peluang untuk memperoleh hibah penelitian bersama di masa depan. Ia pun menekankan bahwa kolaborasi internasional menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing akademik dan riset.
Menutup keterangannya, Fachruddin menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan kerja sama ini. “Kami berharap dapat duduk setara dengan universitas di Malaysia, saling berbagi keunggulan, dan bersama-sama memajukan ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi, khususnya di bidang biologi,” tuturnya.
Selain agenda akademik, kegiatan ini juga dikemas dalam rangkaian kunjungan edukatif dan budaya selama empat hari tiga malam di Kuala Lumpur dan sekitarnya. Rombongan berkesempatan mengunjungi sejumlah landmark penting seperti Masjid Wilayah Persekutuan, Putrajaya, hingga kawasan edukasi dan budaya lainnya, yang turut memperkaya perspektif global peserta.
Dengan adanya kunjungan ini, Program Studi Biologi diharapkan mampu mengadopsi praktik terbaik dari universitas mitra serta memperkuat posisinya dalam pengembangan ilmu biologi berbasis keanekaragaman hayati dan keberlanjutan. (*Dimas Wijaksono)
Sumber berita UNAS : Tingkatkan Mutu Akademik, Prodi Biologi UNAS Benchmarking ke Universiti Malaya dan Universiti Kebangsaan Malaysia



