Mengutip berita UNAS – Kapuas, Kalimantan Tengah (UNAS) – Komitmen Universitas Nasional (UNAS) dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat peran perguruan tinggi di tengah masyarakat kembali ditegaskan melalui perluasan kerja sama di Kalimantan Tengah. Fakultas Biologi dan Pertanian (FBP) UNAS menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Desa Tumbang Mangkutub, Kabupaten Kapuas, pada Jumat (28/02/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Seminar Nasional tentang Orangutan dan Ekosistem Hutan yang diselenggarakan di Universitas Palangka Raya (UPR). Momentum ini sekaligus memperkuat kolaborasi riset, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.
Penandatanganan PKS dilakukan antara FBP UNAS dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lestari (KPHL) Kapuas serta Kelompok Pengelola Kawasan Alam Lestari (KPKAL). Kegiatan tersebut disaksikan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, H.M. Agustan Saining, S.Hut., M.Si., beserta jajaran pimpinan lembaga terkait. Dari pihak UNAS, hadir Dekan FBP, Dr. Fachruddin M. Mangunjaya, M.Si., bersama tim akademik.
Dalam sambutannya, Dr. Fachruddin menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari penguatan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan hutan dan konservasi keanekaragaman hayati.
“Kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk memajukan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran perguruan tinggi harus memberi manfaat nyata, terutama dalam pelestarian alam, pengembangan riset, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah,” ujarnya.
Selain kerja sama dengan Dinas Kehutanan, FBP UNAS juga menandatangani Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) dengan Pemerintah Desa Tumbang Mangkutub. Desa yang berjarak sekitar 30 menit dari Stasiun Riset Tuanan tersebut resmi menjadi desa binaan UNAS. Program ini difokuskan pada penguatan pendidikan, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Stasiun Riset Tuanan yang telah beroperasi lebih dari dua dekade dikenal sebagai laboratorium alam untuk penelitian orangutan liar dan ekosistem hutan tropis. Lokasi ini menjadi pusat kegiatan ilmiah dan kolaborasi riset bagi peneliti nasional maupun internasional dari berbagai perguruan tinggi dunia.
Perluasan kerja sama ini juga melanjutkan kolaborasi strategis antara FBP UNAS dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang sebelumnya telah menjalin nota kesepahaman di bidang konservasi alam, pengelolaan hutan lestari, dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui kemitraan tersebut, UNAS berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan, penguatan riset keanekaragaman hayati, serta pembangunan desa berkelanjutan di Kalimantan Tengah. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan manfaat akademik sekaligus dampak sosial dan ekologis yang terukur bagi masyarakat setempat.(IMM)
Sumber berita UNAS : FBP UNAS Perluas Kerja Sama Konservasi Alam dan Pengembangan Desa di Kalimantan Tengah


